Penanganan Kegawatdaruratan Akibat Sengatan Hewan Laut Berbisa: Pengalaman Nelayan (Pajeko) Di Desa Gamhoku

Authors

DOI:

https://doi.org/10.59963/nthn.v21i1.661

Keywords:

Emergency treatment, venomous marine animal stings, fishermen

Abstract

 Emergency situations do not only occur due to very heavy road traffic, but also within the family and residential areas often occur. This study aims to determine the Analysis of Emergency Handling Due to Venomous Marine Animal Stings: Fishermen's Experience (pajeko) in Gamhoku Village. This study uses a qualitative method. The results of the study stated that there are several influencing factors, namely Understanding of Emergency: for fishermen, handling stings does not only include formal medical measures, but also often includes traditional medicine, local beliefs, and empirical experience. Types of Venomous Marine Animals Encountered: Respondents mentioned jellyfish, stingrays, and sea pig spines as venomous marine animals that are often encountered. First aid: Most fishermen do not have a correct understanding of first aid protocols. The role of training and availability of tools stated that they had attended training, but had never received first aid equipment. Access to healthcare: All respondents stated that treatment at healthcare facilities such as community health centers (Puskesmas) or regional hospitals (RSUD) resulted in faster recovery, generally within about a week. Furthermore, challenges and risks at sea: All respondents expressed concern about stings occurring far from land, especially during storms and extreme weather.

Author Biographies

Olivia Asih Blandina, Universitas Hein Namotemo

-

Roberto Cabu, Universitas Hein Namotemo

-

Yasmin Tatuwo, Universitas Hein Namotemo

-

References

(NIH)., N. I. of H. (2021). Marine envenomation first aid protocol. NIH Publications.

(WHO)., W. H. O. (2020). Marine Envenomation and First Aid: A Global Perspective. Geneva: WHO Press.

Amaliah, L., Rahayu, S., & Wahyudi, T. (2020). Traditional Treatment Practices on Marine Animal Envenomation in Coastal Communities. Jurnal Keperawatan Pesisir, 1(5), 45–52.

Anggita, T. ., & Masturoh, I. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. In Jakarta.

Creswell, J. ., & Creswell, J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative and Mix Methode Aproaches. In Fifth Edition. California: SAGE Publications.

Cummings, C., et al. (2018). First Aid for Marine Stings. Wilderness & Environmental Medicine,. 2(29), 155–162.

Fitriani, D., & Kurniawati, N. (2019). Efektivitas Penanganan Luka Sengatan Hewan Laut di Puskesmas Pesisir. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(11), 198–204.

Hadi, A., Asrori, & Rusman. (2021). Penelitian Kualitatif Studi Fenomenologi, Case Study, Grounded Theory, Etnografi, Biografi. In Biografi. CV. Pena Persada.

Handayani, T., Widyaningsih, S., & Kurniawati, I. (2020). Efektivitas pelatihan penanganan kegawatdaruratan di komunitas pesisir. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(8), 23–30.

Hardani, Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Istiqomah, R. R., Fardani, R. A., Sukmana, D. J., & Auliya, N. H. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. In Yogyakarta: CV.Pustaka Ilmu Grup (pp. 161–163).

Hutapea, T. P. H., Paramitha, A., & Rachmawani, D. (2019). Limbah Cangkang Kerang Temberungun ( Telescopium telescopium ) sebagai Adsorben Logam. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 3(2), 115–122.

Kristanty.P. (2016). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN WAKTU TANGGAP PELAYANAN PERAWAT DAN BIDAN DI IGD RS STELLA MARIS MAKASSAR. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehata.

Laut, D. J. P. R. (2020). Konservasi Perairan Sebagai Upayamenjaga Potensi Kelautan dan Perikanan Indonesia.

Low, R., & Gwee, A. (2020). Marine stings and envenomation: A practical approach. Journal of Emergency Medicine,. 3(59), 350–357.

Maulana, A., & Pratiwi, Y. (2021). Risiko Kerja Nelayan dan Sengatan Biota Laut Beracun. Jurnal Keselamatan Kerja, 2(9), 112–119.

Mirnawati. (2020). Gaya Hidup Masyarakat Nelayan di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak dalam Mengantisipasi Pergantian Musim. Universitas Muhammadiyah Mataram.

Mulyadi, T., & Afifah, N. (2020). Analisis Pengetahuan Nelayan Tentang Gawat Darurat Laut. Jurnal Keperawatan Maritim, 2(4), 34–40.

Moza Suzana, & Thrisia Monica. (2025). Pengaruh Health Education Triase Terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga Di Instalasi Gawat Darurat Rsu Mayjen H.A Thalib Kota Sungai Penuh Tahun 2025. Nan Tongga Health And Nursing, 20(2), 53–62. https://doi.org/10.59963/nthn.v20i2.485

Nugroho, R., & Nursalam, N. (2020). Jenis Sengatan Hewan Laut dan Penanganannya di Masyarakat Pesisir. Journal of Coastal Health, 1(5), 21–28.

Otani, N., Fukuchi, Y., & Hifumi, T. (2020). Marine Envenomation. Springer Nature Journal Comprehensive Clinical Medicine, 2.

Pramana, G. ., Amansyah, F., Nugroho, Y. ., & Habib, H. (2018). Characteristics ofMarine Envenomation Cases in Kepulauan Seribu District Hospital, Indonesia. In Cermin Dunia Kedokteran (pp. 887–891).

Putra, Y., & Suhartini, S. (2021). Pemahaman masyarakat tentang pertolongan pertama pada kecelakaan di wilayah maritim. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(5), 65–72.

Putra, C. S., & Hutabarat, R. Y. (2016). Jurnal Pengapdian Kepada Masyarakat. In Optimalisasi Strategi Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat Pada Masyarakat Di Desa Sungai Alat Kecamatan Astambul (Vol. 1, Issue 2).

R.S, W. (2019). Pelatihan Penanganan Korban Gigitan dan Sengatan Hewan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa/I Kelas 11 Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Anggana. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(1).

Rohmah, L., Wardhani, I. R., & Setyowati, A. (2022). Peran Media Edukasi dalam Peningkatan Pengetahuan Nelayan Mengenai Pertolongan Pertama. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(12), 76–83.

Sari, D., & Andriani, T. (2021). Pelatihan Kegawatdaruratan Laut pada Komunitas Nelayan: Studi Evaluatif. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 2(7), 95–102.

Sari, M. N., Wicaksono, A., & Lestari, E. (2020). Stigma sosial terhadap ODHA dan implikasinya pada kesehatan mental. Jurnal Psikologi Sosial, 14(1), 66–73.

Sugiyono. (2016). metode penelitian kuantitatif.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Bandung: Alfabeta.

Suhartini, S. (2019). Keperawatan Holistik dan Aplikasi Intervensi Komplementer. In Buku Insight of Holistic Nursing. Semarang, Universitas Deponegoro.

Sutawijaya, R. B. (2009). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Optimalisasi Strategi Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat Pada Masyarakat Di Desa Sungai Alat Kecamatan Astambul, 2, 40.

V, H. J. (2016). Pelatihan Dan Edukasi Penanganan Cedera Akibat Gigitan Dan Sengatan Hewan Laut Pada Masyarakat Nelayan Di Pantai Nipah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA.

Wahyuni, R., Hidayat, T., & Arifin, M. (2019). Jenis Sengatan Hewan Laut dan Gejalanya pada Nelayan di Sulawesi Utara. Jurnal Ilmu Kesehatan Tropis, 1(6), 15–20.

WHO. (2018). PELATIHAN PENANGANAN KORBAN GIGITAN DAN SENGATAN HEWAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NUSANTARA, 3(1), 8.

Widayati, R. ., Amestiasih, T., & Nekada, C. . (2020). Manfaat Edukasi Penanganan Keracunan dan Gigitan Binatang Beracun. In Jurnal Formil (Forum Ilmiah, 5(2), 119–158.

Downloads

Published

2026-03-14

How to Cite

Asih Blandina, O., Cabu, R. ., & Tatuwo, Y. (2026). Penanganan Kegawatdaruratan Akibat Sengatan Hewan Laut Berbisa: Pengalaman Nelayan (Pajeko) Di Desa Gamhoku. Nan Tongga Health And Nursing, 21(1), 1–12. https://doi.org/10.59963/nthn.v21i1.661